Sunday, May 3, 2015

Trik Jitu Supaya Anda Tak Berlama-lama Mengakses Media Sosial

Media sosial melalaikan Anda.
Image courtesy of bplanet
at FreeDigitalPhotos.net
Berapa lama Anda habiskan waktu mengakses media sosial setiap hari? Lebih dari 1 jam? 2 jam? Lebih lama? Oh, jika demikian Anda telah melewatkan banyak waktu secara sia-sia.

Saat Anda merasa ingin mengurangi intensitas untuk mengakses media sosial Anda harus mulai berbenah, melakukan perubahan dan melakukan trik-trik jitu. Ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, apa saja? Ini dia!

1. Pakai batas waktu
Bagaimanapun media sosial perlu Anda akses untuk mengecek pesan masuk dan notifikasi dari teman Facebook Anda, terlebih jika pekerjaan Anda tidak bisa tanpa media sosial. Namun, jika sebelumnya Anda tidak memakai batas waktu sekarang terapkanlah batas waktu. Dengan cara ini Anda bisa mengontrol diri Anda berapa lama waktu yang boleh Anda pakai.

Untuk mengecek pesan masuk, notifikasi dan melihat kabar berita 5 menit sudah cukup. Jika masih kurang tambah 2 menit lagi. Itu artinya, membuka Facebook jam 10.00 maka jam 10.05 sudah harus ditutup. Ampuh atau tidak trik ini semua tergantung pada diri Anda, apakah mau berubah atau tidak.

2. Tetapkan batas maksimal
Untuk untuk tidak berlama-lama mengakses media sosial Anda harus menetapkan batasan maksimal berapa kali sehari. Jika sebelumnya Anda mengakses lebih dari 10 kali dalam sehari maka mulai hari ini kurangi menjadi 5 kali. Hari-hari berikutnya menjadi 3 kali sehari sampai 1 kali sehari. Awalnya mungkin terasa berat tetapi dengan kemauan kuat pasti bisa.

Tipsnya, isi waktu kosong Anda dengan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan Anda tetapi ada manfaatnya seperti membaca buku, les, mengasah keahlian Anda, belajar memasak dari buku resep atau apa saja yang bisa mengalihkan pikiran Anda dari media sosial.

3. Update status jika perlu
Salah satu yang mendorong Anda untuk tidak sabar mengakses media sosial adalah karena status yang Anda buat. Anda merasa penasaran berapa like-nya dan apa komentar-nya? Semakin banyak status baru setiap harinya semakin kuat dorongan untuk mengeceknya, akhirnya waktu Anda mengakses media sosial semakin lama.

Thursday, April 23, 2015

Tips Supaya Grup yang Anda Urus Banyak Anggota

Grup Facebook merupakan tempat belajar dan berdiskusi bersama sesama pengguna Facebook.  Setiap grup di Facebook memiliki pengurus minimalnya satu orang, tetapi bisa juga banyak pengurus. Pengurus bertugas memantau kiriman di grup, menambahkan anggota baru, membuat pengumuman dan aturan grup. Maju tidaknya grup sangat tergantung pada kepedulian para pengurus.

Secara logika, semakin banyak anggota grup semakin banyak pula aktivitas di dalamnya. Jika anggota grup lebih sedikit maka semakin  hening.

Anda sebagai pengurus bisa menambahkan 50 sampai 100 anggota setiap hari tanpa tahu yang Anda tambahkan suka atau tidak. Namun, cara ini sungguh tidak baik karena membuat orang merasa jengkel kepada Anda. Cara yang paling baik adalah 'menyuruh' anggota lain menyarankan teman-temannya bergabung ke grup Anda secara sukarela. Bisakah? Tentu bisa, dengan bahasa yang tepat akan menggugah mereka secara sukarela.

Bagaimana kata-katanya? Ini dia contohnya:

Sampai 14 April, grup ini telah beranggota 882 orang. Mudah-mudahan secepatnya mendekati 1000. Saya ingin grup ini berumur panjang dan senyaman mungkin bagi anggotanya. Para anggota tak merasa takut atau minder untuk bertanya, juga penjawab tak menyepelekan yang bertanya. Sebab setiap anggota punya level ilmu berbeda-beda.

Anda yang telah bergabung bisa menyarankan ke temannya untuk ikut bergabung di grup ini, karena semakin banyak jumlah anggota semakin interaktif grup ini. Namun, tidak asal menambahkan anggota ke grup ini tanpa ada ketertarikan dari calon anggota sendiri, karena dikhawatirkan yang ditambahkan merasa jengkel dan menjadi spammer di grup ini.


Cara ini terbukti telah terbukti berhasil. Jangan lupa setelah dikirim di grup, Sematkan!

Sematkan kiriman, di ujung kanan atas kiriman.

Monday, April 13, 2015

Langkah-langkah Membuat Album Bersama di Facebook

Anda dan teman Anda sebagai kontributor mengisi ragam foto di dalam Album Bersama.

Deskripsi
Album Bersama adalah album berisi foto seperti foto album pada umumnya, bedanya di Album Bersama kontributor bisa lebih dari satu orang, contohnya Anda dan teman Anda. Para kontributor dapat mengunggah, melihat dan menyuting foto di dalamnya.

Para kontributor
Para kontributor hanya dapat menyunting dan menghapus foto yang mereka unggah. Pemilik album dapat menghapus foto dan juga kontributornya. Kontributor yang dihapus dapat menghapus foto yang diunggahnya.

Cara membuat Album Bersama
Sebenarnya Album Bersama bukan dibuat seperti membuat album baru tetapi hanya mengubah suatu album yang Anda buat menjadi album bersama. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka album Anda yang hendak dijadikan Album Bersama. Caranya, klik Foto di bawah Foto Sampul.
2. Klik Album.
3. Pilih album Anda.
4. Di bagian kiri atas klik Jadikan Album Bersama
5. Pilih kontributor kemudian klik Simpan.

Screenshot:
Klik menu Foto.
Klik menu Album.
Pilih salah satu album.
Klik Ubah ke Album Bersama. Tentukan kontributor.
Pilih Privasi. Terakhir klik Simpan.
Informasi lebih lanjut, Album Bersama Pusat Bantuan Facebook.

Thursday, April 2, 2015

Video Kesalahan-Kesalahan Dalam Melaksanakan Shalat di YouTube

Kesalahan-kesalahan ini terjadi ketika shalat berjamaah atau shalat sendirian. Melaksanakan shalat butuh tuntunan agar terhindar dari perbuatan yang salah. Video ini berlandaskan hadits Nabi SAW sehingga dalilnya jelas.

Keterangan video
Video ini berdurasi 13 menit diunggah oleh akun Hari Prasetyo tertanggal 25 Agustus 2014. Isi video sangat mudah dipahami karena disertai contoh langsung. Misalnya, saat shalat berjamaah tidak boleh mendahului atau menyamai gerakan imam dicontohkan langsung kepada salah satu jamaah shalat. Seperti diketahui, imam adalah pemimpin dalam shalat tidak boleh didahului.

Isi video
Berikut beberapa isi video ini:
1. Saat sebelum shalat berjamaah dimulai, tidak boleh shalat sunnah saat (sudah dekat) iqamah. Jika Anda ingin shalat sunnah, segerakanlah datang ke masjid.
2. Pandangan mata saat shalat tidak boleh melirik ke atas, kanan atau kiri. Tatapan tetap dijaga ke tempat sujud.
3. Tidak menggulung pakaian. Saat wudhu lengan pakaian mungkin digulung untuk berwudhu tetapi sebelum shalat harus dirapikan lagi, meskipun saat masbuk.
4. Tidak boleh terlalu keras membaca bacaan shalat karena akan mengganggu orang yang disamping kita.
5. Tidak berlari mengejar demi satu rakaat. Misalnya, imam hampir rukuk. Tidak boleh berlari dan ingin segera takbirotul ikhram demi mendapatkan satu rakaat bersama imam.
6. Saat shalat sendirian tidak boleh tegesa-gesa dan tidak thuma’ninah. Orang yang tergesa-gesa dan ingin cepat selesai dalam shalat disebut menucuri dalam shalatnya.
7. Saat shalat berjamaah tidak merapatkan shaf. Seharusnya shaf diluruskan dan dirapatkan.
8. Tidak menggerakkan bibir ketika membaca bacaan shalat dan ketika berdzikir. Bacaan shalat dibaca dengan suara pelan bukan hanya di dalam hati.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak sebagai berikut:


Bagikan ke teman
Tolong menolong dalam menegakkan kebenaran termasuk perbuatan (amal) shaleh. Bagikan video ini ke teman-teman Anda. Pahala dari orang yang mendapatkan pentunjuk dengan perantara Anda akan terus mengalir selama orang itu mengerjakannya. Peluang besar untuk mendulang modal untuk akhirat nanti.

Wednesday, March 25, 2015

Cara Mudah Mendapatkan Link Foto Anda di Facebook

Setiap foto yang Anda upload ke Facebook memiliki link (alamat), disebut juga URL. Masing-masing foto memiliki url berbeda. Di dunia nyata, url bisa diumpakan seperti alamat rumah – jika ingin berkunjung Anda butuh nama jalan dan nomor rumah. Untuk melihat sebuah foto di Facebook, Anda harus tahu apa URL-nya.

Ada beberapa macam hak izin foto yang dibagikan pengguna di Facebook, secara umum bersifat Publik – foto dapat dilihat siapa saja. Hak izin Teman dari Teman, berarti foto hanya bisa dilihat oleh teman Facebook Anda dan Anda sebagai pemiliknya. Ada juga hak izin Khusus dan Rahasia. Hak izin yang melekat pada foto sesuai hak izin saat hendak mengupload foto.

Foto dengan hak izin Publik bisa dilihat oleh siapa saja, termasuk mereka yang tidak mempunyai akun Facebook sekalipun. Berikut langkah-langkah mendapatkan link foto Anda (versi Facebook dari browser):

1. Klik foto yang telah diupload dan hendak dibagikan.
2. Klik Opsi di bagian bawah foto, pilih Dapatkan Tautan
3. Copy (Ctrl+C) link yang tersedia.
4. Untuk membagikan foto lewat pesan klik Kirim dalam Pesan.

Screenshot:
-Langkah 1:

Klik foto yang ingin linknya didapatkan.
-Langkah 2:
Pilih Opsi > Dapatkan Tautan.
-Langkah 3:
Copy link foto atau Kirim dalam Pesan.

Monday, March 16, 2015

Cara Menyaring Konten Eksplisit di YouTube

YouTube merupakan media sosial untuk berbagi video yang bisa diakses dari segala penjuru dunia. Dengan menggunakan akun Google (Gmail) setiap orang bisa mengupload video hasil rekaman kualitas rendah hingga kualitas tinggi. Tidak dibutuhkan akun Google untuk sekedar menonton video.

Konten video
Hampir semua hal ada di YouTube, mau memasak, video persiapan pernikahan, nonton video bola, lihat perkembangan teknologi terkini, toturial, dan masih banyak lagi. Tinggal mengetik kata kunci video, YouTube akan memberikan hasil beragam.

Video diupload pengguna
YouTube bergantung kepada pengguna, tanpa pengguna YouTube tidak akan berkembang. Semakin banyak video yang diupload dan semakin banyak yang menonton maka YouTube semakin jaya. Menurut statistik YoTube saat tulisan ini dibuat:

1. YouTube memiliki lebih dari 1 miliar pengguna.
2.  Setiap hari orang menonton selama ratusan juta jam di YouTube dan menghasilkan miliaran penayangan.
3.  Jumlah jam tontonan di YouTube setiap bulan naik 50% dari tahun ke tahun.
4.  Video senilai 300 jam diupload ke YouTube setiap menit.

Konten eksplisit
Seperti yang dijelaskan di awal, YouTube bergantung kepada pengguna yang mengupload video sehingga tidak semua video yang diupload pantas ditonton (konten eksplisit). Untuk itu, Anda dan keluarga Anda yang mengakses YouTube perlu mengaktifkan Mode Perlindungan:Aktif

Cara kerja
Saat Mode Perlindungan:Aktif, YouTube menyaring video yang dinilai berisi konten eksplisit  dan tidak akan ditampilkan untuk Anda. Meksipun, keakuratannya tidak 100% namun membantu menjaga Anda dan keluarga Anda dari video tak pantas.

Cara mengaktifkan Mode Perlindungan
Kunjungi YouTube.com (lewat browser) dan geser ke halaman bawah. Pada Keamanan pilih Aktif. Anda mungkin disuruh memasukkan password akun Gmail Anda. Klik Simpan untuk mengakhiri.

Screenshot:
Mode Keamanan:Aktif (bagian kanan atas).

Sunday, March 8, 2015

Video Menyelenggarakan Jenazah dari Awal Sampai Akhir di YouTube

Menyelenggarakan jenazah membutuhkan tuntunan sesuai sunnah dengan mendasarkan pada hadits-hadits shahih dan meninggalkan hadits yang tidak shahih. Setidaknya itulah yang ditekankan dalam video ini. Sebelum membahas tata cara mengurus jenazah video ini juga menjelaskan hukum-hukum tentang orang sakit (saat berobat, menjenguk, bersabar saat sakti) dan menghadapi orang yang sedang sakaratul maut.

Video berdurasi 2 jam 31 menit 35 detik ini direkam oleh rodjatv yang disampaikan oleh ustad Abu Yahya Badrusalam, Lc bertempat di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq beralamat Jl. Akasia (depan Pom Bensin Maharta) Tajur, Ciledug, Tangerang. Video ini diberi judul Ahkamul Janaiz: Tuntunan Sunnah Mengurus Jenazah. Sebelum praktek diawali pemaparan teori berupa langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mengurus jenazah selama hampir satu sentengah jam.

Berikut videonya:


Praktek memandikan tak menggunakan batang pisang atau atau boneka melainkan langsung ke salah satu anggota jamaah sehingga benar-benar seperti nyata. Begitu juga saat mengafani juga dipraktekkan ke salah satu jamaah.

Orang yang memandikan harus memiliki 2 sifat: ikhlas dan menjaga amanah-rahasia. Seorang muslim haram dighibah (digunjing) baik saat hidup maupun telah meninggal. Air yang digunakan harus suci dan mensucikan dan mubah (tidak hasil curian).

Memandikan mayat dilakukan di tempat tersembunyi. Jika mayat perempuan aurat yang ditutup dari dada sampai lutut, jika laki-laki dari pusat sampai lutut. Tempat pemandian bagusnya miring agar kotoran-kotoran mudah keluar.

Kunci memandikan jenazah sama persis seperti mandi junub.