Thursday, April 23, 2015

Tips Supaya Grup yang Anda Urus Banyak Anggota

Grup Facebook merupakan tempat belajar dan berdiskusi bersama sesama pengguna Facebook.  Setiap grup di Facebook memiliki pengurus minimalnya satu orang, tetapi bisa juga banyak pengurus. Pengurus bertugas memantau kiriman di grup, menambahkan anggota baru, membuat pengumuman dan aturan grup. Maju tidaknya grup sangat tergantung pada kepedulian para pengurus.

Secara logika, semakin banyak anggota grup semakin banyak pula aktivitas di dalamnya. Jika anggota grup lebih sedikit maka semakin  hening.

Anda sebagai pengurus bisa menambahkan 50 sampai 100 anggota setiap hari tanpa tahu yang Anda tambahkan suka atau tidak. Namun, cara ini sungguh tidak baik karena membuat orang merasa jengkel kepada Anda. Cara yang paling baik adalah 'menyuruh' anggota lain menyarankan teman-temannya bergabung ke grup Anda secara sukarela. Bisakah? Tentu bisa, dengan bahasa yang tepat akan menggugah mereka secara sukarela.

Bagaimana kata-katanya? Ini dia contohnya:

Sampai 14 April, grup ini telah beranggota 882 orang. Mudah-mudahan secepatnya mendekati 1000. Saya ingin grup ini berumur panjang dan senyaman mungkin bagi anggotanya. Para anggota tak merasa takut atau minder untuk bertanya, juga penjawab tak menyepelekan yang bertanya. Sebab setiap anggota punya level ilmu berbeda-beda.

Anda yang telah bergabung bisa menyarankan ke temannya untuk ikut bergabung di grup ini, karena semakin banyak jumlah anggota semakin interaktif grup ini. Namun, tidak asal menambahkan anggota ke grup ini tanpa ada ketertarikan dari calon anggota sendiri, karena dikhawatirkan yang ditambahkan merasa jengkel dan menjadi spammer di grup ini.


Cara ini terbukti telah terbukti berhasil. Jangan lupa setelah dikirim di grup, Sematkan!

Sematkan kiriman, di ujung kanan atas kiriman.

Monday, April 13, 2015

Langkah-langkah Membuat Album Bersama di Facebook

Anda dan teman Anda sebagai kontributor mengisi ragam foto di dalam Album Bersama.

Deskripsi
Album Bersama adalah album berisi foto seperti foto album pada umumnya, bedanya di Album Bersama kontributor bisa lebih dari satu orang, contohnya Anda dan teman Anda. Para kontributor dapat mengunggah, melihat dan menyuting foto di dalamnya.

Para kontributor
Para kontributor hanya dapat menyunting dan menghapus foto yang mereka unggah. Pemilik album dapat menghapus foto dan juga kontributornya. Kontributor yang dihapus dapat menghapus foto yang diunggahnya.

Cara membuat Album Bersama
Sebenarnya Album Bersama bukan dibuat seperti membuat album baru tetapi hanya mengubah suatu album yang Anda buat menjadi album bersama. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka album Anda yang hendak dijadikan Album Bersama. Caranya, klik Foto di bawah Foto Sampul.
2. Klik Album.
3. Pilih album Anda.
4. Di bagian kiri atas klik Jadikan Album Bersama
5. Pilih kontributor kemudian klik Simpan.

Screenshot:
Klik menu Foto.
Klik menu Album.
Pilih salah satu album.
Klik Ubah ke Album Bersama. Tentukan kontributor.
Pilih Privasi. Terakhir klik Simpan.
Informasi lebih lanjut, Album Bersama Pusat Bantuan Facebook.

Thursday, April 2, 2015

Video Kesalahan-Kesalahan Dalam Melaksanakan Shalat di YouTube

Kesalahan-kesalahan ini terjadi ketika shalat berjamaah atau shalat sendirian. Melaksanakan shalat butuh tuntunan agar terhindar dari perbuatan yang salah. Video ini berlandaskan hadits Nabi SAW sehingga dalilnya jelas.

Keterangan video
Video ini berdurasi 13 menit diunggah oleh akun Hari Prasetyo tertanggal 25 Agustus 2014. Isi video sangat mudah dipahami karena disertai contoh langsung. Misalnya, saat shalat berjamaah tidak boleh mendahului atau menyamai gerakan imam dicontohkan langsung kepada salah satu jamaah shalat. Seperti diketahui, imam adalah pemimpin dalam shalat tidak boleh didahului.

Isi video
Berikut beberapa isi video ini:
1. Saat sebelum shalat berjamaah dimulai, tidak boleh shalat sunnah saat (sudah dekat) iqamah. Jika Anda ingin shalat sunnah, segerakanlah datang ke masjid.
2. Pandangan mata saat shalat tidak boleh melirik ke atas, kanan atau kiri. Tatapan tetap dijaga ke tempat sujud.
3. Tidak menggulung pakaian. Saat wudhu lengan pakaian mungkin digulung untuk berwudhu tetapi sebelum shalat harus dirapikan lagi, meskipun saat masbuk.
4. Tidak boleh terlalu keras membaca bacaan shalat karena akan mengganggu orang yang disamping kita.
5. Tidak berlari mengejar demi satu rakaat. Misalnya, imam hampir rukuk. Tidak boleh berlari dan ingin segera takbirotul ikhram demi mendapatkan satu rakaat bersama imam.
6. Saat shalat sendirian tidak boleh tegesa-gesa dan tidak thuma’ninah. Orang yang tergesa-gesa dan ingin cepat selesai dalam shalat disebut menucuri dalam shalatnya.
7. Saat shalat berjamaah tidak merapatkan shaf. Seharusnya shaf diluruskan dan dirapatkan.
8. Tidak menggerakkan bibir ketika membaca bacaan shalat dan ketika berdzikir. Bacaan shalat dibaca dengan suara pelan bukan hanya di dalam hati.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak sebagai berikut:


Bagikan ke teman
Tolong menolong dalam menegakkan kebenaran termasuk perbuatan (amal) shaleh. Bagikan video ini ke teman-teman Anda. Pahala dari orang yang mendapatkan pentunjuk dengan perantara Anda akan terus mengalir selama orang itu mengerjakannya. Peluang besar untuk mendulang modal untuk akhirat nanti.